SPBP CU Lantang Tipo tahun 2018 Menilai Kelayakan Kredit Dengan Analisa 5C Masa Orientasi Calon Karyawan CU Lantang Tipo Satu jalan menuju kegagalan Abang Burahim : Usaha Kebun, Perikanan dan Ternak Kambing
 
Nurul Hasanah : “Sabar Membawa Berkah Dalam Menjalankan Usaha ”
Rabu, 20 September 2017 | 14:7

Belum mengenal CU dan masih takut untuk berCU itulah yang dirasakan oleh Nurul Hasanah atau yang akrab disapa Nurul sebelum bergabung di CU. Nurul merupakan salah satu anggota KC Jeruju Pontianak. Nurul menikah dengan Sudarmin dan dikarunia 3 orang anak yaitu Sumiati, Sudarwis dan Sudandi. Sebelum tinggal di Sei Jawi Dalam, Jalan Bersama. Gg. Bersama 1 B, Nurul sempat tinggal di Merakai, Kab. Sintang mendampingi sang suami sebagai seorang Babinsa. Ketika ditemui Tiponews, Nurul sedang menjaga warung miliknya. Nurul menjelaskan pertama kali mengenal CU dari Piani. Piani merupakan kolektor KC Jeruju. “Saya mengenal CU Lantang Tipo ya dari beliau ini (sambil menuju ke arah Piani), dan saya juga melihat warung beliau berkembang dari situ saya mulai bertanya dan tertarik berCU”, terangnya. Kemudian pada tahun 2013, Nurul bergabung menjadi anggota CU Lantang Tipo. Nurul memilih membuka usaha sembako, nasi kuning dan bubur. Ketika ditanya kenapa membuka usaha tersebut Nurul menjelaskan karena tempat tinggal mereka terletak dikompleks jadi banyak warga yang berbelanja di warungnya terutama anak-anak sekolah. “Saya berpikirnya begini jika hanya ingin beli rokok masa harus keluar kompleks atau pergi kepasar, ya pasti ke warung belinya”, ujarnya kepada Tiponews. Dulunya warung Nurul tidak seperti sekarang ini, warungnya dulu hanya ada satu meja dan kursi panjang saja didepan rumahnya. “Jadi setiap hari saya harus keluar masuk barang dagangan ke dalam rumah, lumayan repot juga. Kemudian Piani menawarkan saya untuk mengajukan pinjaman ke CU”, tambahnya. Setelah berkonsultasi dengan Piani, akhirnya Nurul mengajukan pinjaman ke CU untuk mendirikan warung disamping rumahnya. Wanita kelahiran Banjarmasin ini juga menceritakan sebelum dan sesudah mengenal CU. Dulu ketika belum mengenal CU saya susah mencari modal untuk usaha. Setelah mengenal CU pengelolaan keuangan juga lebih teratur, dan bunga pinjaman di CU juga lebih kecil sehingga sangat membantu anggota. “Dengan adanya CU saya merasa terbantu dari yang tidak ada apa-apa sekarang ya Alhamdulilah sedikit-sedikit usaha saya mulai berkembang. Pengajuan pinjaman di CU Lantang Tipo juga tidak susah jika kita memahami aturan dan kelengkapan berkas-berkas”, tambahnya. Dalam menjalankan usaha sepert ini Nurul mempunyai prinsip. “Prinsip saya hanya sabar aja mas, sabar maksudnya jika ada pelangggan yang membandingkan harga kita dengan harga orang lain. Saya mengatasinya ya cukup bilang jika merasa harga diwarung saya mahal dari yang lain silahkan belanja ke warung lain. Kebanyakan sabar makanya subur mas sayanya”, ujarnya sambil tertawa. Nurul mengaku tidak ada kendala yang berarti dalam menjalankan usahanya dan jika ada masih bisa diatasi. “Kendalanya paling jika ada yang ngutang, tapi tidak menjadi alasan untuk mengambaikan pembayaran pinjaman”, ujarnya. Harapannya semoga CU Lantang Tipo selalu sukses dan dapat selalu membantu anggota dalam mengembangkan usaha anggotanya. (jd)

Copyright 2011 By Culantangtipo.com. All Rights Reserved.
Contact Us : info@culantangtipo.com