Senyum Tipo : Berpikir Sederhana Amas : “Semakin Banyak Memberi, Semakin Banyak Kita Mendapatkan” KC Nanga Mahap : “Kantor Baru, Anggota Diharapkan Semakin Giat Menabung” Bety : “Sukses, Ketika Kita Memiliki Apa Yang Kita Punya Sekarang Dengan Kerja Keras dan Tidak Menyerah Pada Keadaan” Akhun : “Petani Sukses Dari Jangkang”
 
Bety : “Sukses, Ketika Kita Memiliki Apa Yang Kita Punya Sekarang Dengan Kerja Keras dan Tidak Menyerah Pada Keadaan”
Selasa, 19 Desember 2017 | 14:54

Dari kecil Bety sudah hidup seorang diri dan harus berpisah dari kedua orangtuanya. Suka dan duka harus dilalui Kusno kecil atau yang akrab disapa Bety. Bety yang hanya lulusan Sekolah Dasar harus berjuang sendiri demi memenuhi kebutuhan hidupnya. Dari mulai ikut dengan orang kemudian belajar cara mengunting rambut. Pengalaman gunting rambut ternyata didapat dari sang ayah yang juga seorang tukang pangkas rambut di Desa Mungguk, Kec. Ngabang, Kab. Landak. Mulai ikut orang sejak 16 tahun, Bety bekerja di salah satu salon di Ngabang. Dari pengalamannya tersebut Bety mulai pandai bagaimana cara menggunting rambut dan rias pengantin. Setelah lama ikut membantu orang kemudian Bety memutuskan untuk membuka salon sendiri. Cukup lama bergelut didunia kecantikan, nama Bety cukup terkenal di Ngabang, salah satu yang menjadi pelanggannya adalah Bupati Landak, Ibu Karolin Magret Natasha. Tahun 2010 Bety bergabung menjadi anggota CU Lantang Tipo. Bety mengenal CU melalui salah seorang kolektor. Kemudian Bety mulai mempelajari apa itu CU, setelah mendengarkan penjelasan kolektor tersebut Bety mulai tertarik dengan CU Lantang Tipo. Sebelum mengenal CU Lantang Tipo, Bety kesulitan mencari modal untuk mengembangkan usahanya. Melalui CU Lantang Tipo, Bety memanfaatkan pinjaman di CU untuk menambah modal usahanya sehingga usaha salonnya dapat berkembang seperti sekarang ini. Di salon, Bety dibantu 9 orang temannya. Meski hanya lulus sekolah dasar, Bety paham bagaimana harus keluar dari keterbatasan. Tidak lupa Bety juga sering memotivasi teman-temannya agar pandai mengelola keuangan sehingga uang yang didapat dapat berguna dengan baik. “Saya kalau disalon tidak menganggap mereka sebagai karyawan saya tetapi sebagai teman yang sama-sama berjuang mencari uang, tidak jarang saya memberi motivasi kepada mereka bagaimana cara bekerja yang baik dan bagaimana cara mengelola uang sehingga apa yang kita kerjakan bermanfaat bagi kita dan keluarga”, jelasnya kepada Tiponews. Bety juga memotivasi teman-temannya untuk bergabung dengan CU, Bety mencontohkan dirinya bahwa kesuksesan dirinya tak lepas dari peran CU. Dari hasil salonnya, Bety membeli dan baru selesai direnovasi, impian terbesar Bety adalah membangun rumah dan bisa tinggal bersama kedua orang tuanya. Dan 2 tahun terakhir ini, impian Bety akhirnya tercapai dimana dia dapat membangun rumah yang cukup besar dan tinggal bersama kedua orang tuanya yang telah lama ditinggalkannya merantau. Selain untuk menambah modal usaha salon, membeli motor, membeli rumah dan merenovasi rumah, Bety juga menggunakan pinjaman untuk membeli rumah dan untuk menambah modal hobinya. Hobi yang ditekuni oleh Bety adalah berternak unggas seperti burung, bebek, angsa dan ayam. Ternak ayam yang digeluti oleh Bety bukan ayam sembarangan diantara ayam cina, ayam batik, ayam jamaika, ayam polandia dan lain sebagainya. Sampai sekarang Bety sudah memiliki 10 jenis ayam yang harganya bisa mencapai jutaan rupiah jika dijual. Bety juga memelihara ayam kampung, tidak kurang 100 ayam kampung yang dipelihara oleh Bety dan semua untuk dijual. Terkadang Bety juga kewalahan memenuhi permintaan pelanggannya. Pelanggan Bety tidak hanya berasal dari Landak saja, terkadang ada yang berasal dari luar kabupaten. “Saya dari dulu memang hobi memelihara ternak seperti yang dilihat saya suka memelihara bebek, angsa, burung merpati dan ayam. Alhamdulilah hobi saya bisa menghasikan uang dan dapat menambah penghasilan diluar penghasilan salon”, ujarnya. Kesuksesan yang dimilikinya sekarang tidak luput dari kesabaran dan kerja keras. “Sukses menurut saya ketika kita memiliki apa yang kita punya sekarang dengan kerja keras dan tidak menyerah pada keadaan, yang lalu biarlah berlalu“, jawab Bety ketika ditanya arti sebuah kesuksesan. Bety berharap CU Lantang Tipo tetap selalu bisa membantu anggotanya yang membutuhkan sehingga apa yang diinginkan oleh anggota dapat terwujud sesuai dengan yang diharapkan. Dengan adanya CU, Bety tidak berhenti sampai disini masih banyak yang akan dilakukan lagi salah satu dengan menambah modal usaha yang dimiliki atau bahkan membuka usaha yang baru. Bety juga berpesan “Untuk para anggota CU Lantang Tipo, jika kita sudah mempunyai niat untuk membuka usaha, manfaatkan kesempatan tersebut jika merasa kurang modal bisa menggunakan cara lain, salah satunya dengan memanfaatkan pinjaman di CU untuk menambah modal. Dan jika kita sudah memikirkan untuk membuka usaha ya buka usaha jangan malah digunakan untuk membeli barang-barang yang sifatnya tidak menghasilkan”. (jd)

Copyright 2011 By Culantangtipo.com. All Rights Reserved.
Contact Us : info@culantangtipo.com