Agustinus Agun “CU ibaratkan kawan, kalau kita lupa dengan kawan maka kawan lupa dengan kita” Hasanto : “Saya bersyukur kalau CU yang saya pilih adalah yang terbaik untuk saya” Dampak Turunnya Harga TBS bagi Petani TRANSAKSI CEPAT DAN MUDAH MELALUI ATM Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kantor KC Balai Berkuak, Anggota Respon Positif
 
Sosialisasi CU Lantang Tipo kepada Penduduk di Kampung Gambir
Rabu, 26 September 2018 | 11:8

Selasa sore (24/7), Karyawan CU Lantang Tipo KC Singkawang beserta Divisi Member Service dan Divisi Member Development berkesempatan untuk mengunjungi kampung Gambir. Kampung yang terletak di perbatasan Kota Singkawang dan Kabupaten Bengkayang. Sebuah kampung yang bisa dikatakan jauh dari keramaian kota, bahkan listrik PLN belum menjangkau sampai kampung tersebut. Karyawan CU Lantang Tipo harus melalui Kelurahan Mayasopa untuk bisa sampai ke kampung Gambir. Untuk bisa sampai ke kampung Gambir harus ditempuh dengan waktu sekitar satu jam perjalanan menggunakan mobil. Menurut warga, apabila musim penghujan tiba, untuk bisa sampai ke kampung Gambir harus menempuh perjalanan lebih dari 4 jam dikarenakan jalan yang sempit dan licin. Setibanya di kampung Gambir, kedatangan karyawan CU Lantang Tipo disambut hangat oleh warga. Waktu sudah menunjukkan pukul 17.24 WIB. Karyawan CU Lantang Tipo langsung menuju ke rumah warga yang telah disepakati sebagai tempat untuk mengadakan pertemuan. Bahagia bisa sampai dan berjumpa dengan warga di kampung Gambir. Jumlah penduduk di Gambir memang tidak banyak, sehingga pertemuan tersebut hanya dihadiri oleh lebih kurang 20 orang warga. Meskipun demikian, karyawan CU Lantang Tipo yakin dan percaya bahwa penduduk Gambir punya semangat untuk ber-CU. Karena begitu antusiasnya, bahkan mereka juga ada yang datang dari tempat yang cukup jauh untuk dapat menghadiri kegiatan tersebut. Manajer KC Singkawang Bernadetha Dwiyana membuka pertemuan dengan kata sambutan. Ibu Manajer menyampaikan malam tersebut begitu spesial karena kampung Gambir di kunjungi oleh karyawan CU Lantang Tipo dari Kantor Pusat. Karyawan CU Lantang Tipo datang dengan misi mengenalkan dan memberikan pemahaman tentang CU Lantang Tipo kepada penduduk di Gambir. Seperti biasa sebelum memulai pertemuan Kadiv Member Service (MS) Teresa Indiwati selalu menyapa peserta dengan salam \"Hai..\" dan dibalas \"Hallo..\"oleh peserta. Peserta pun tampak antusias mendengarkan Ibu Caca (sapaan Teresa Indiwati) memaparkan materi. Kebanyakan dari peserta yang hadir memang belum mengenal CU, terutama CU Lantang Tipo. Tak jarang juga dari peserta ada yang langsung melontarkan beberapa pertanyaan. Dalam pertemuan tersebut, karyawan CU Lantang Tipo juga banyak berbincang bersama peserta tentang bagaimana pekerjaan dan penghasilan mereka selama ini. Mayoritas penduduk di Kampung Gambir bekerja sebagai petani karet lokal. Namun penghasilan dari karet yang mereka miliki dirasa belum cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Hal tersebut yang mendorong CU Lantang Tipo turut tergerak hati untuk datang ke Gambir dan memberikan pengenalan tentang CU Lantang Tipo serta ingin memberi pembinaan kepada penduduk tentang usaha produktif seperti cara bertani karet yang benar. Usai Kadiv MS memaparkan seputar tentang CU Lantang Tipo, kini giliran Kadiv MD Andreanus Berno bersama Sfat MD Marcel Palit yang memaparkan tentang usaha produktif anggota. Divisi MD merupakan divisi yang bertugas khusus dalam mendampingi anggota untuk mengembangkan usaha produktif. Dalam pemaparannya, Berno membuat ilustrasi perhitungan hasil karet lokal yang dimiliki warga saat ini. Ia kemudian membandingkan hasil perhitungan apabila warga beralih dari karet lokal ke karet unggul. Terdapat perbedaan yang begitu signifikan. Hasil yang diperoleh apabila warga mempunyai karet unggul dapat mencapai tiga kali lipat jumlahnya. Tentu saja ini akan membawa perubahan pada penghasilan warga. Berno juga mengajak warga apabila ingin beralih ke dari karet lokal ke karet unggul, maka sekarang saatnya. Berno mengingatkan kepada warga apabila mereka ingin beralih ke karet unggul, maka warga harus menjadi anggota CU Lantang Tipo dan membuat kelompok tani yang berjumlah minimal 7 orang dan maksimal 30 orang. “CU Lantang Tipo khususnya Divisi MD akan siap mendampingi” lanjut Berno. Selama beberapa tahun ini CU Lantang Tipo selalu berupaya untuk mendampingi kelompok tani terutama petani karet. Hal tersebut karena CU Lantang Tipo mau mensejahterakan anggotanya yang kebanyakan adalah berasal dari masyarakat petani. Dengan berhasilnya pertanian milik anggota, maka anggota dapat menabung dan meminjam, serta membayar pinjaman tepat waktu. Dengan demikian, kesejahtaraan anggota menjadi lebih merata. (Kr)

Copyright 2011 By Culantangtipo.com. All Rights Reserved.
Contact Us : info@culantangtipo.com