Uji Kompetensi Manajer CU Lantang Tipo Sosialisasi Pengadaan KCP Penyalimau SPBP (Strategic Planing and Business Plan) Tahun Buku 2019 Pengenalan Wincore kepada Calon Karyawan CU Lantang Tipo Agustinus Agun “CU ibaratkan kawan, kalau kita lupa dengan kawan maka kawan lupa dengan kita”
 
Agustinus Agun “CU ibaratkan kawan, kalau kita lupa dengan kawan maka kawan lupa dengan kita”
Rabu, 26 September 2018 | 11:27

Agustinus Agun (47), berdomisili di Dusun Sengoret Desa Maringin Jaya, Parindu. Agun telah memiliki dua orang anak. Anak pertamanya saat ini telah menempuh pendidikan Perguruan Tinggi di Pontianak, sedangkan anak keduanya masih berusia empat tahun. Sebelum memiliki usaha sendiri, Agun bekerja di sebuah perusahaan. Gaji UMR dari perusahaan tempatnya bekerja dirasa hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehingga muncul keinginan baginya untuk memiliki usaha. Kisah awal Agun menjadi anggota CU Lantang Tipo adalah ketika ia melihat banyak masyarakat yang telah bergabung dan kehidupan mereka menjadi lebih baik setelah menjadi anggota CU. Hal tersebut yang kemudian membuat Agun termotivasi untuk bergabung menjadi anggota CU. Agun memiliki prinsip, “kalau orang lain dapat hidup senang dari CU, kenapa kita tidak bisa”. Setelah bergabung menjadi anggota ia kemudian mengikuti pendidikan dasar di Kantor Cabang Utama. Melalui pendidikan dasar tersebut ia kemudian mengerti apa itu CU, dan apa yang menjadi hak dan kewajiban sebagai anggota CU. Setelah bergabung menjadi anggota pada tahun 2012, Agun aktif dalam menabung. Melihat tabungan yang sudah cukup, ia kemudian mempunyai keinginan untuk memiliki usaha sendiri. Setelah beberapa lama menjadi anggota, ia kemudian mengajukan pinjaman untuk membeli kebun sawit. Kebun sawit merupakan jenis usaha yang produktif. Baginya dengan memiliki kebun sawit maka ia dapat memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya. Beberapa kali Agun mengajukan pinjaman dan dikabulkan. Pinjaman tersebut selain untuk membeli kebun sawit, membangun rumah, ia juga menggunakan pinjaman untuk membangun usaha peternakan ayam. Alasannya memilih beternak ayam adalah karena ia merasa senang melihat ayam. “Beternak ayam sudah seperti hobi bagi saya, saya senang melihat ayam” terang Agun. Beternak ayam ia tekuni sebelum bergabung menjadi anggota, namun saat itu hanya beternak kecil-kecilan dikarenakan keterbatasan modal yang ada. Setelah menjadi anggota dan mendapat tawaran kerja sama untuk beternak ayam dari sebuah perusahaan, ia pun menyanggupinya. Hingga saat ini usaha peternakan ayam milik Agun berjalan lancar. Kandang yang ia bangun dapat menampung hingga tiga ribu ekor ayam putih (daging). Bibit dan pakan ayam disediakan oleh perusahaan. Agun cukup menyediakan kandang dan memberi pakan kepada ayam-ayam peliharaannya selama sebulan. Setelah ayam besar, pihak perusahaan datang kembali untuk membeli ayam darinya. Menurut Agun, beternak ayam merupakan usaha yang cukup menjanjikan karena permintaan ayam di pasar cukup tinggi sedangkan ayam yang tersedia masih terbatas. Ia mengatakan, ketika ayamnya sudah berusia dua minggu ke atas, sudah ada saja orang yang ingin membelinya. Namun karena dia bekerjasama dengan perusahaan maka ia harus memprioritaskan penjualan ayamnya kepada perusahaan. Tiga ribu ekor bukanlah jumlah yang sedikit, meskipun begitu, Agun mampu mengelola peternakannya sendiri dan dibantu oleh istrinya. Dalam memelihara ayam, kita juga harus memperhatikan kondisi lingkungan dan cuaca. Menurut Agun, ayam sangat rentan terhadap perubahan cuaca, terutama bibit yang masih berusia dibawah satu minggu. Oleh sebab itu sebelum mendirikan kandang ayam, terlebih dahulu ia harus mempertimbangkan risiko yang akan terjadi. Dengan mengetahui risiko yang mungkin terjadi, maka kita dapat merancang kandang yang layak untuk ternak ayam. Agun kecewa tidak sejak dulu menjadi anggota CU Lantang Tipo. Seandainya ia bergabung sejak dulu, pasti saat ini ia memiliki usaha yang lebih baik dari yang ada sekarang. Meskipun begitu, Agun tetap merasa beruntung karena melalui CU Lantang Tipo, ia kini dapat memiliki usaha sendiri seperti keinginannya dahulu. Melalui usaha yang dimiliki saat ini, Agun dapat menabung untuk masa depan dan meminjam maupun membayar pinjaman dari hasil usaha yang telah dimiliki. Agun berpesan kepada masyarakat yang belum menjadi anggota CU Lantang Tipo untuk segera menjadi anggota, “Banyak manfaatnya menjadi anggota salah satunya adalah ketika kita tidak punya uang untuk usaha, kita bisa pinjam ke CU” tutur Agun. Agun berharap dengan semakin banyak masyarakat yang bergabung, CU Lantang Tipo juga selalu memberi layanan yang baik kepada anggotanya sehingga lembaga Kopdit CU Lantang Tipo dapat selalu tumbuh dan berkembang. (Kr)

Copyright 2011 By Culantangtipo.com. All Rights Reserved.
Contact Us : info@culantangtipo.com