Kekuatan 1000 Rupiah Waspada Penawaran Kredit Online yang mengatasnamakan CU Lantang Tipo Jambu Kristal Yang Menjanjikan Aheng “Meski sempat pasang surut, namun semangat harus tetap membara” WISATA KE SINGAPURA DAN MALAYSIA BERSAMA ANGGOTA
 
Kekuatan 1000 Rupiah
Selasa, 23 Juli 2019 | 15:54

Sebagai orang tua, pernahkah anda memberi uang jajan kepada anak anda lebih dari 1000 rupiah dalam sehari? Dewasa ini, mungkin jarang ditemukan orang tua yang memberi jajan kepada anaknya hanya sebesar 1000 rupiah dalam sehari, tentu saja lebih dari itu. Paling sedikit 2000 rupiah. Bagaimana jika uang jajan yang diberikan kepada anak disisihkan 1000 rupiah dalam sehari. Asumsinya jika dalam satu bulan ada 26 hari masuk sekolah, artinya uang yang bisa terkumpul dalam satu bulan adalah 26 ribu rupiah. Uang tersebut mungkin tidak seberapa nilainya, namun dengan jumlah 26 ribu tersebut anda dapat menabung di TODINGK dan TAS. Apabila TODINGK dalam satu bulan anda tabung dengan setoran minimal sebesar 20 ribu rupiah dan TAS anda setor 6 ribu rupiah, artinya anda sudah menyiapkan tabungan pendidikan anak anda sebesar 26 ribu setiap bulan. Dengan menyiapkan tabungan anak otomatis anda sudah menyiapkan masa depan anak anda. Seringkali hal-hal sederhana tersebut jarang diperhatikan oleh beberapa orang tua. Sebetulnya tujuan menabung tersebut tidak hanya untuk menyiapkan biaya sekolah, akan tetapi lebih kepada bagaimana cara membentuk karakter anak agar mereka lebih paham cara menabung dan menghargai uang. Sebagai orang tua yang memperhatikan masa depan anaknya tentu sudah menyiapkan bekal atau tabungan untuk pendidikan anak-anak mereka. Namun pernahkah sebagai orang tua memberi pandangan tentang cara menghargai uang kepada anak anda? Mungkin saat ini anda akan melihat mereka tumbuh dan berkembang dengan baik, namun pernahkah anda terpikir akan masa depan mereka ketika mereka merasa bahwa uang yang dimiliki orang tua mereka cukup banyak, jadi mereka bisa lebih santai-santai dalam sekolah. Bahkan mereka berpikir tanpa harus sekolah mereka juga bisa memiliki uang. Mungkin ada yang nasibnya seperti itu, namun kebanyakan tidak seberuntung yang mereka pikirkan. Sudah banyak contoh yang bisa kita lihat, terlebih lagi dari informasi yang menyebar melalui media sosial. Contohnya dari sebuah keluarga yang berkecukupan, namun karena kesibukan orang tua sehingga orang tuanya terkadang tidak sempat untuk memperhatikan anak-anaknya. Anak-anak yang tumbuh bergaul bersama teman-temannya merasa bahwa uang yang ia perlukan akan selalu ada sehingga ia mungkin tidak pernah berpikir bagaimana proses mendapatkannya dan mengumpulkannya. Alhasil anak yang tumbuh berkembang tadi kemudian tidak tahu bagaimana cara menabung dan bagaimana cara mengelola uang yang ada. Bahkan untuk menghargai uang yang ada saja ia tidak mampu. Terkadang hal ini yang akhirnya membuat anak hanya bermain-main ketika sekolah dan akhirnya putus sekolah. Oleh karena itu, peran orang tua dalam memberi pandangan yang baik kepada anak sangat diperlukan. Peran CU juga diperlukan dalam hal ini yaitu menyediakan tabungan yang dapat dimanfaatkan anggota untuk menyiapkan biaya sekolah. CU Lantang Tipo menyediakan produk simpanan TODINGK. Sesuai dengan namanya, TODINGK berarti bekal. Produk simpanan yang digunakan untuk menyiapkan bekal bagi anak untuk sekolah. Sedangkan TAS merupakan produk simpanan yang digunakan untuk menanamkan budaya menabung pada anak. Cukup dengan 20 ribu rupiah setiap bulan di TODINGK dan 6 ribu rupiah di TAS otomatis anda sudah menyiapkan bekal pendidikan anak. (Kr)

Copyright 2011 By Culantangtipo.com. All Rights Reserved.
Contact Us : info@culantangtipo.com