JELANG RAT CU LANTANG TIPO TB 2019 MENYADARI AKAN PENTINGNYA MEMENUHI KEWAJIBAN SEBAGAI ANGGOTA CREDIT UNION MENYADARI AKAN PENTINGNYA MEMENUHI KEWAJIBAN SEBAGAI ANGGOTA CREDIT UNION CU Lantang Tipo KC Meliau Tingkatkan Pelayanan dengan Anggota LOGO BARU CU LANTANG TIPO
 
EDI SUSANTO: SIKAP TENANG DAN SABAR ADALAH KUNCI UNTUK MELAYANI ANGGOTA
Selasa, 31 Desember 2019 | 9:3

Edi Susanto pria berdomisili di Kenolan, Kecamatan Nanga Taman. Berprofesi sebagai guru di SDN 30 Ladak. Profesi sebagai guru SD sudah 10 tahun beliau jalankan, cukup banyak pengalaman serta kesan yang beliau alami. Tugas sebagai guru merupakan amanah yang harus beliau jalankan dengan sepenuh hati. Sikap beliau yang mudah berbaur dan ramah membuatnya dikenal baik oleh banyak orang. Selain menjalankan profesi sebagai guru, beliau juga selalu menyempatkan diri untuk bersawah bersama dengan istrinya. Memanfaatkan lahan sawah dengan ukuran 1,7 hektar, beliau mampu menghasilkan padi dengan mencapai belasan ton. Ia dapat memperoleh keuntungan hingga jutaan rupiah dari hasil penjualan padi tersebut setiap tahunnya. Padi yang ia tanam dapat dipanen sebanyak dua kali dalam satu tahun. “Memanfaatkan lahan sawah dengan ukuran 1,7 hektar, saya dapat memanen padi dua kali dalam setahun” tutur Edi. “Padi yang sudah saya giling kemudian saya jual kepada warga di sekitar wilayah Nanga Taman” sambungnya. Sebagai guru, Edi tentunya dikenal baik oleh orang-orang terutama oleh orang tua murid. Hal tersebut juga yang membuatnya dipercayakan menjadi korwil di CU Lantang Tipo, pada waktu itu bernama kelompok inti. Sebelumnya, Edi mengenal CU Lantang Tipo atas penjelasan temannya yang lebih dahulu menjadi anggota yaitu Ayub. Atas penjelasan temannya tersebut, ia pun tertarik dan kemudian bergabung menjadi anggota CU Lantang Tipo. Tiga tahun menjadi anggota ia dipercayakan menjadi korwil (kelompok inti). Awalnya ia belum memiliki anggota untuk dilayani sehingga beliau harus bersama-sama dengan staf untuk pergi ke rumah-rumah anggota untuk menjemput setoran anggota. Anggota pun semakin mengenal Edi sehingga ia dipercaya oleh anggota untuk menitip setoran mereka di CU Lantang Tipo. Seiring dengan perjalanan waktu, anggota yang Edi tangani juga semakin banyak. Meskipun begitu, beliau juga tetap fokus pada profesinya sebagai tenaga pengajar. Dalam beberapa kesempatan beliau juga turut memperkenalkan produk simpanan untuk anak sekolah kepada murid-muridnya. Seperti tanpa mengenal lelah, beliau selalu bersemangat menjalankan tugasnya baik itu sebagai korwil, guru, dan petani. “Semuanya harus kita jalankan dengan senang hati, kalau kita jalankan senang hati maka pekerjaan akan lebih terasa ringan” tutur Edi. Menurut Edi, kunci agar kita ringan dalam bekerja adalah dengan cara melakukan pekerjaan tersebut dengan senang hati dan sungguh-sungguh. Menjadi korwil di CU Lantang Tipo merupakan kepercayaan yang harus dijalankan dengan tulus hati. Dalam memberi pelayanan kepada anggota, beliau selalu melakukan kunjungan ke rumah anggota. Begitu juga dengan anggota yang bermasalah, beliau harus memiliki sikap tenang dan sabar dalam menghadapi anggota. “Dalam menangani anggota yang bermasalah biasanya saya datang ke rumahnya, duduk bersama, berbincang dan mendengarkan kendala yang menyebabkan mereka tidak aktif” tutur Edi. “Setelah itu kami biasanya bersama-sama mencari solusi agar mereka dapat kembali memenuhi kewajibannya sebagai anggota” sambung Edi. Selama enam tahun menjadi korwil, banyak pengalaman yang Edi rasakan baik itu sewaktu menangani anggota maupun dalam perjalanan saat memberi pelayanan kepada anggota. Namun semua itu selalu disikapi dengan gembira sehingga beliau juga merasa ringan untuk tetap melaksanakan tugasnya. Edi berharap apa yang ia lakukan dapat berguna bagi anggota, bagi dirinya, dan bagi perkembangan CU Lantang Tipo. (Kr)

Copyright 2011 By Culantangtipo.com. All Rights Reserved.
Contact Us : info@culantangtipo.com