MENYADARI AKAN PENTINGNYA MEMENUHI KEWAJIBAN SEBAGAI ANGGOTA CREDIT UNION MENYADARI AKAN PENTINGNYA MEMENUHI KEWAJIBAN SEBAGAI ANGGOTA CREDIT UNION CU Lantang Tipo KC Meliau Tingkatkan Pelayanan dengan Anggota LOGO BARU CU LANTANG TIPO LOGO BARU CU LANTANG TIPO
 
MARIATA ITA: PENGALAMAN ADALAH GURU UNTUK BANGKIT DARI KETERPURUKAN
Selasa, 31 Desember 2019 | 9:5

Mariata Ita, salah satu ibu rumah tangga yang merupakan anggota di KC Nanga Mahap. Sosok Ita yang periang dan ramah ini ternyata mempunyai keunikan tersendiri. Tiada hari baginya tanpa menggunakan pakaian yang bernuansa Barcelona, sebuah klub sepakbola asal Spanyol. Saking cintanya pada klub Barcelona, ia pun membuat spanduk tokonya dengan tema dari klub sepakbola tersebut. “Saya memang menyukai klub Barcelona sudah sejak lama, bahkan dari pakaian hingga peralatan rumah lainnya saya beli yang bernuansa Barcelona” tuturnya kepada Tiponews sambil tersenyum. Dibalik sosok riangnya tersebut, ia ternyata mempunyai pengalaman yang cukup pahit dalam hidupnya. Jatuh bangun dalam menjalankan usaha merupakan pengalaman baginya. Dari situ ia belajar. Menyerah adalah kata yang sepertinya tidak masuk dalam kamus kehidupannya. Sikap tegar dan pantang menyerah yang kemudian membawa ibu 3 anak ini bangkit dari keterpurukannya di masa lalu. Sebelum bergabung di CU Lantang Tipo, Ita sebetulnya telah mempunyai usaha dagang sembako. Ia kemudian bergabung menjadi anggota CU. Namun seiring perjalanan waktu, usaha yang ia jalankan sempat bangkrut. Semua asetnya habis untuk menutupi hutang-hutangnya pada masa itu. Ia bingung harus berbuat apa pada waktu itu. Ia harus berpikir dan bekerja lebih ekstra bersama suaminya untuk kembali bangkit dari keterpurukannya. Belum lagi ia harus membiayai pendidikan anaknya dan mencukupi kebutuhan keluarga dengan uang yang hanya seadanya. Namun Tuhan selalu punya rencana indah. Beruntung pada waktu itu, Ita sudah bergabung menjadi anggota CU Lantang Tipo sehingga ia masih memiliki sedikit saldo simpanan. Melalui saldo simpanan tersebut ia memulai usahanya kembali. Ia harus memulainya dari awal. Ia mengontrak sebuah rumah yang menjadi tempat tinggal mereka pada waktu itu. Dari rumah itu ia mulai kembali berjualan sembako. Selain berjualan sembako, ia juga menerima jual beli jengkol dari para petani. Bergabung menjadi anggota CU Lantang Tipo karena ia tertarik melihat teman-temannya. Teman-temannya yang lebih dahulu bergabung mengajaknya untuk bergabung juga menjadi anggota. “Saya beruntung menjadi anggota CU Lantang Tipo sebab saya diberikan pandangan selain menabung, meminjam juga perlu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi” tuturnya. Begitu penting menjadi anggota yang aktif mulai dari menabung dan memanfaatkan pinjaman sesuai dengan kemampuan mengembalikan. Ketekunan dan semangat Ita dalam menjalankan usaha berbuah manis, orang-orang semakin percaya kepadanya. Toko sembakonya cukup ramai pembeli, begitu juga dengan jual beli jengkol yang membawa keuntungan cukup besar. Pengalaman di masa lalu menjadi pelajaran berharga bagi Ita dan keluarga untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan usaha dan menaruh kepercayaan kepada orang lain. “Jujur saja, jika usaha yang saya miliki saat ini adalah tidak terlepas dari peran CU Lantang Tipo yang selalu memberi dukungan” tutur Ita. Ita mengakui bahwa dalam pengembangan usahanya juga tidak terlepas dari dukungan CU Lantang Tipo. Modal yang dipinjam dari CU Lantang Tipo ia manfaatkan sebaik mungkin untuk mengembangkan usahanya. Meskipun usaha dagang sembako yang ia miliki cukup ramai pembeli, ia sepertinya memang belum membutuhkan karyawan untuk membantunya mengelola usaha dagang tersebut. Ia cukup mempercayakan kepada suami dengan dibantu oleh anaknya yang masih sekolah untuk mengelola toko tersebut. Bagi Ita, CU Lantang Tipo sudah seperti keluarga karena melalui CU Lantang Tipo ia bangkit membangun usahanya kembali. Ia berharap CU Lantang Tipo dapat selalu hadir di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan kepada anggota. (Kr)

Copyright 2011 By Culantangtipo.com. All Rights Reserved.
Contact Us : info@culantangtipo.com